DAKWAH DI ERA DIGITAL (14)
Dakwah di era digital saat ini telah mengalami transformasi signifikan, membuka peluang sekaligus tantangan baru bagi penyebaran pesan Islam. Dulunya dakwah sangat bergantung pada mimbar masjid, majelis taklim, atau siaran media konvensional, kini medan dakwah telah meluas ke platform digital seperti media sosial (Instagram, TikTok, YouTube, X), podcast, website, hingga aplikasi pesan instan. Fenomena ini memungkinkan pesan dakwah menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan beragam, melampaui batas geografis, usia, dan latar belakang. Para dai ustad kini dituntut untuk tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki literasi digital yang mumpuni, mampu mengemas konten dakwah menjadi menarik, ringkas, dan relevan dengan gaya komunikasi digital yang serba cepat. Namun, era ini juga membawa tantangan, seperti maraknya informasi keliru, berita palsu (hoax), dan polarisi digital yang bisa disalah gunakan atas nama agama. Oleh karena itu, dakwah di era digital harus lebih mengedepankan prinsip hikmah, moderasi, dan etika, menekankan pada konten yang autentik, mencerahkan, inklusif, dan mampu menumbuhkan nilai-nilai Islam.
Komentar
Posting Komentar